Merawat Tanaman Bisa Mendatangkan Bahagia

Merawat Tanaman Bisa Mendatangkan Bahagia

Ran. A. Puspi.3 min read
0 komentar

Menurut penelitian adanya tumbuhan di sekitar kita telah terbukti secara ilmiah, dapat menurunkan tingkat stres dan kecemasan. Ternyata, merawat tanaman dapat memberikan rasa bahagia.

Untuk kawan yang tinggal di perkotaan, pulang ke rumah untuk beristirahat dengan tenang dan rileks selepas rutinitas sehari-hari adalah tujuan yang dirindukan. Di tengah hiruk pikuk kesibukan manusia, kemacetan lalu lintas dan deretan gedung yang menjulang tinggi dan rentan terhadap paparan polusi dapat menyebabkan stres sehari-hari yang sulit dihindari.

Pulang ke rumah yang terdapat tanaman hijau terawat, ternyata memberikan efek yang berbeda bagi fisik dan jiwa yang sedang lelah. Dikutip dari Jurnal STKIPMB, kehadiran tanaman di dalam atau di sekitar area hunian menawarkan berbagai manfaat yang melampaui sekadar aspek dekoratif. Manfaat ini mencakup peningkatan kualitas udara, regulasi termal, pengurangan stres psikologis, dan peningkatan estetika visual. Tentu tidak mudah untuk menemukan ruang hijau alami di perkotaan, padahal sesekali kita perlu “grounding”.

Apa itu “grounding”?

Dikutip dari Psychology Today, Grounding adalah teknik menenangkan diri yang memungkinkan kawan untuk "membumikan" diri dan menghindari perasaan atau pikiran yang mengganggu. Hal tersebut tidak hanya mencakup "menginjakkan kaki dan pikiran di tanah", namun ketika kawan mengalihkan perhatian dari pikiran, kenangan, atau kekhawatiran, kawan dapat memfokuskan kembali pada momen saat ini atau dikenal dengan mindful (Fisher, 1999).

Teknik grounding 5-4-3-2-1 adalah teknik agar bisa hadir utuh saat ini, kawan dapat mencari di sekeliling untuk menemukan:

  • 5 benda yang bisa dilihat (langit, tanaman, dan lainnya)

  • 4 benda yang bisa disentuh (bentuk daun, tanah dalam pot, dan lainnya)

  • 3 suara yang bisa didengar (suara gemericik air, siul burung di pagi hari, hujan gerimis, dan lainnya).

  • 2 aroma yang bisa dicium (aroma secangkir teh, wangi bunga yang tumbuh)

  • 1 rasa yang dirasakan di lidah atau hati (secangkir kopi hangat yang diminum selepas rutinitas)

Kesemua contoh teknik grounding di atas dapat ditemukan dengan merawat tanaman hijau di sekitar hunian, kawan!

Dikutip dari Jurnal STKIPMB, interaksi ekosistem mikro rumah tangga dengan vegetasi membuat lingkungan lebih sehat, nyaman, dan mendukung kesejahteraan penghuni secara keseluruhan. Menurut fenomena yang disebut biophilia, manusia memiliki kecenderungan alami untuk terhubung dengan alam, dan penerapan elemen alami dalam ruang hidup dapat memenuhi kebutuhan ini.

Stres sehari-hari yang tidak dapat dihindari, dapat mengganggu sistem imun tubuh. Namun dengan memelihara tanaman akan dapat menurunkan stres dan merasa lebih rileks. Dilansir dari CNN, sebuah studi mini yang diterbitkan di Journal of Physiological Anthropology menemukan, interaksi dengan tanaman bisa mengurangi tanda stres secara psikologis dan fisiologis. Selain itu tanaman hias juga meningkatkan rasa nyaman, tenang dan seperti di alam bebas. "Pada tingkat neurobiologis, aktivitas rutin yang menenangkan seperti merawat tanaman dapat memberikan efek yang sangat menenangkan pada otak dan tubuh," jelas Manly. Selain itu, apakah kawan menyadari, mengapa sering merasa tenang bila sedang berada di alam terbuka? Seakan alam “berbicara” langsung ke sistem saraf rest and heal now!”, itulah biophilia.

Dengan adanya tumbuhan di sekitar kita telah terbukti secara ilmiah dapat menurunkan tingkat stres dan kecemasan. Melihat warna hijau dan bentuk alami tanaman, apalagi sekaligus menghirup wewangian tanaman hias dan mencoba berkebun di bawah sinar matahari pagi di halaman atau jendela dekat rumah memiliki efek menenangkan pada sistem saraf manusia. Efek ini akan memicu respons relaksasi yang dapat merangsang hormon bahagia dan gejala stres dapat mereda. Menyadari hal-hal kecil dengan utuh dari manfaat merawat tanaman dapat menjadi salah satu pilihan untuk bahagia. Ya bahagia dari hal yang sering dianggap kecil.

Referensi:

0 komentar

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!